Studi Evaluasi Pelaksanaan Sertifikasi Guru
by MAJALAH.KOMUNITAS
01/07/2009 - 04:26

Departemen Pendidikan Nasional dan Bank Dunia melalui program BERMUTU akan melaksanakan studi evaluasi sertifikasi guru yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pengaruh pelaksanaan sertifikasi guru terhadap motivasi dan kinerja guru. Studi akan dilaksanakan selama 5 tahun, dimulai dari tahun 2009 sampai dengan 2014, yang akan melibatkan 200 sekolah, 140 Sekolah Dasar (SD) dan 60 Sekolah Menengah Pertama (SMP), di 20 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang ditetapkan secara acak (random sampling).
Pada masing-masing kabupaten telah ditetapkan 7 SD dan 3 SMP sebagai sekolah sampel studi. Penetapan sekolah ini dilakukan secara acak/random dengan memperhatikan kaidah-kaidah metodologi penelitian ilmiah. Sekolah yang telah ditetapkan tersebut tidak dapat diganti dengan alasan apapun.
Prinsip pelaksanaan studi sertifikasi guru ini tidak mengganggu jam kerja guru dan proses belajar mengajar di sekolah. Selama pelaksanaan studi, sekolah akan mengikuti beberapa program yang berkaitan dengan pelaksanaan studi antara lain: siswa mengikuti evaluasi hasil belajar secara berkala yang akan dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan dan wawancara kepada guru dan Kepala Sekolah.
Adapun 20 kabupaten/kota sebagai sampel pelaksanaan studi ini adalah:
1. Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan
2. Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara
3. Kab. Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
4. Kab. Tebo, Jambi
5. Kab. Bengkulu Utara, Bengkulu
6. Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta
7. Kab. Purwakarta, Jawa Barat
8. Kab. Ciamis, Jawa Barat
9. Kab. Bantul, DI Yogyakarta
10. Kab. Kudus, Jawa Tengah
11. Kota Semarang, Jawa Tengah
12. Kab. Tuban, Jawa Timur
13. Kab. Lumajang, Jawa Timur
14. Kab. Lamongan, Jawa Timur
15. Kab. Probolinggo, Jawa Timur
16. Kab. Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan
17. Kab. Maluku Tenggara Barat, Maluku
18. Kab. Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat
19. Kab. Gowa, Sulawesi Selatan
20. Kab. Toli-Toli, Sulawesi Tengah




